Aug 21st, 2010

by kelly.

jogging

Hanya karena puasa kita malas berolahraga? Tunggu dulu…karena justru pilihan olahraga yang tepat, akan membuat tubuh kita lebih cepat kencang dan ramping.

Saat kita berpuasa, tidak makan dan minum selama 14 jam, otomatis terjadi perubahan metabolisme di dalam tubuh. Makanya, wajar jika kita merasa lemas. Yang paling enak memang bermalas-malasan.

Tapi…, daripada bermalas-malasan, lebih baik olahraga. Takut tambah lemas? Justru olahraga adalah obat mujarab penangkal rasa lemas. Saat berolahraga, tubuh akan melepaskan hormon endorfin yang membuat kita merasa senang dan bersemangat.

Tak hanya itu, olahraga saat puasa juga membuat kita tambah langsing. Karena ternyata tubuh membakar lemak lebih banyak saat perut dalam keadaan kosong. Seru, kan?

Lebih Cepat Langsing

Ada tiga hal yang perlu kita atur sebelum berolahraga di bulan puasa, mengurangi beban, volume, dan durasi latihan. Dengan ketiga aturan khusus itu, kita aman melakukan jenis olahraga apapun di bulan puasa, mulai dari olahraga aerobik (jalan kaki, jogging, bersepeda) hingga weight training.

Untuk amannya, durasi sekali latihan sebaiknya tidak lebih dari 30 menit. Jika ingin berlatih lebih lama, misalnya 1 jam, selingi dengan beristirahat setelah 30 menit. Cukup beristirahat 15 menit atau sampai tubuh terasa segar kembali. Kemudian, lanjutkan dengan 30 menit berikutnya.

Mengenai waktu latihan, sangat disarankan untuk melakukan olahraga aerobik menjelang berbuka puasa dan latihan beban setelah berbuka puasa. Olahraga aerobik yang dilakukan beberapa saat sebelum berbuka, akan meningkatkan pembakaran lemak.

Dalam keadaan perut kosong lebih dari 12 jam, tubuh sudah menggunakan lemak sebagai sumber enerji, sehingga begitu dibawa olahraga aerobik, pembakarannya pun semakin terpacu.

Sebaliknya, jangan lakukan latihan beban sebelum berbuka puasa. Sumber enerji latihan beban adalah gula darah. Menjelang berbuka, kadar gula darah sudah sangat drop. Bila ditambah dengan latihan beban, bisa-bisa kita malah pingsan. Yang paling baik, latihan beban dilakukan setelah berbuka puasa. Tetapi, pastikan makanan berbuka yang kita santap mengandung karbohidrat, seperti kolak pisang, kurma, atau madu.

Tubuh Lebih Bugar

stretching

Selain memberi keuntungan dalam hal pembakaran lemak, olahraga di bulan puasa juga membuat tubuh kita lebih bugar daripada biasanya. Saat puasa, terjadi proses detoksifikasi, pembuangan toksin-toksin dari dalam tubuh.

Toksin manusia itu kebanyakan berkumpul di lemak. Begitu puasa, tubuh menggunakan lemak sebagai sumber enerji, sehingga begitu lemaknya terbakar, toksinnya pun ikut hilang.

Supaya bugarnya maksimal, tambahkan latihan kita dengan stretching atau latihan peregangan. Meski kesannya sepele, peregangan efektif membuat tubuh bugar dalam waktu singkat.

Saat stretching, otot-otot dan pembuluh darah meregang, terutama di bagian lipatan-lipatan tubuh, seperti siku bagian dalam. Saat tubuh lurus, darah akan lebih mudah mengalirkan oksigen hingga ke bagian-bagian terpencil. Itu yang membuat tubuh menjadi bugar setelah stretching.

Supaya langsing dan bugar hasil olahraga di bulan puasa tidak menghilang begitu saja, kita harus bisa menahan diri setiap kali berbuka puasa. Keinginan makan enak hingga puas memang sulit dihindari saat berbuka. Tapi, kapan lagi kita bisa memperoleh dua manfaat sekaligus dalam satu waktu, pahala dan tubuh langsing?

Yang Ringan-ringan Saja

Tak perlu memaksakan diri untuk berlatih sekeras biasanya. Cukup lakukan latihan dengan intensitas ringan hingga sedang. Tip berikut mungkin bisa memandu kita:

  • Lakukan olahraga mulai di hari ketiga puasa. Biasanya pada saat itu tubuh sudah mulai menyesuaikan diri dengan rasa lapar.
  • Jika kita berniat berolahraga sebelum berbuka, hindari mengerjakan hal-hal yang berat di siang harinya. Misalnya, berkebun.
  • Lakukan aktivitas ringan jika tak sempat berolahraga, seperti jalan-jalan sore.
  • Jangan lupa atur napas saat berolahraga. Tarikan napas yang dalam dan sungguh-sungguh dapat membantu memulihkan tenaga.
  • Olahraga sekaligus ibadah? Bisa. Download saja ayat-ayat suci atau lagu-lagu rohani di MP3 player dan jadikan penyemangat latihan saat di treadmill misalnya.